Tuesday, September 18, 2012

Pelayanan Perawat Itu Penting

Tak sedikit dari kita yang berhubungan langsung dengan perawat yang melayani kita di rumah sakit ataupun di klinik kesehatan. Perawat seringkali juga menjadi sorotan, begitu pula dengan pelayanannya.

Menurut Siti Aulia Hasanah, dari UNP, mengatakan bahwa kualitas pelayanan perawat di Indonesia sekarang sudah lebih bagus. "Mereka bisa membuat pasien nyaman dan care sama pasien, kadang mereka lebih khawatir sama pasiennya," ujarnya. Senada dengan Siti, Karina juga mengatakan bahwa perawat sekarang sudah bagus pendidikannya. "Perawat sekarang sudah dilengkapi sarana dan prasarana lengkap dari institusi tempat mereka mengemban ilmu, menjadikan perawat lebih kompeten," ungkap Karina, lulusan Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat UNAND ini.

Keramahan perawat juga menjadi sorotan bagi Wulanda Putri Cia yang berdomisili di Padang. Menurutnya, perawat sekarang lebih baik dari segi ilmu namun pelayanannya belum. "Dalam bekerja, perawat selalu menekankan keramahan bagi pasien. Saya punya kesan buruk terhadap perawat yang nggak ramah. Misalnya, kalau kita nanya, mereka jawabnya ogah-ogahan," jelas Wulanda yang akrab dipanggil Cia ini.

Selain masalah keramahan, pelayanan yang kurang memuaskan menyisakan pengalaman bagi Riyan Farandy, mahasiswa UNAND. Ia pernah merasa iba pada pasien setelah dirontgen yang dibiarkan begitu saja di ruang rontgen karena menunggu hasil rontgen. "Pasiennya dibiarin aja di sana, bukannya dikembalikan ke IGD. Kan kasihan, pasiennya habis kecelakaan," tutur Ryan.

Harapan-harapan untuk perawat di Indonesia juga disampaikan oleh beberapa narasumber. Siti Aulia, misalnya. Ia mengharapkan perawat lebih meningkatkan kualitas pengetahuan tentang dunia kesehatan dan psikologis pasien."Oya, jangan cuma kuantitas sekolah keperawatan yang diperbanyak, tetapi kualitasnya juga diperhatikan," tambahnya.

Lain pula harapan menurut Riyan Farandy. Menurutnya, perawat yang baik itu harus rapi, sopan, dan sabar. Sedangkan, bagi Wulanda Putri Cia perawat itu yang penting ramah karena tugas mereka adalah melayani masyarakat. Selain ramah, menurut Anshari Rahmi, perawat juga harus tegas, cekatan, rajin, dan tepat waktu.

Menyikapi peringatan Hari Keperawatan Internasional tahun ini, Oktorilla Fiskasianita, mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan UI mengatakan perayaan ini harusnya dirayakan dengan dedikasi sebagai perawat, mahasiswa, dan pendidik. Ia berharap, perawat Indonesia di manapun berada harus mampu bersikap professional. "No more gap antara sesama perawat maupun dengan health care provider yg lain. Dengan menunjukan professionalisme dan dedikasi terhadap profesi, aku harap ini bisa membangun citra perawat sehingga dapat pengakuan dari masyarakat di masa datang. We're ready to take care the world," ucapnya.

Tanggal 12 Mei ditetapkan sebagai hari perawat sedunia karena Florence Nightinghale, seorang perawat di Italia era perang dunia yang terkenal dengan sebutan Lady with The Lamp karena jasanya merevolusi keilmuan dan praktek keperawatan.

No comments:

Post a Comment